Tempat Bersejarah Di Kawasan Tangerang Yang Harus Dijaga


Tangerang menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang tentunya memiliki banyak tempat wisata dan berbagai tempat menarik yang bisa dikunjungi, mulai dari berbagai mall keren, taman bermain, tempat hiburan, tempat wisata, kulinernya, dan lainnya. Saat melakukan reservasi hotel Tangerang, tidak sedikit dari wisatawan yang juga tertarik untuk mengunjungi berbagai tempat bersejarah untuk menambah pengetahuannya. Ada banyak jenis tempat bersejarah yang bisa ditemukan di kota Tangerang, mulai dari:

Bendungan Pasar Baru

Sumber Gambar: Catatan Kecil

Bendungan yang berada di Jl. K.S. Tubun kel. Koang Jaya kec. Karawaci kota Tangerang ini dibangun tahun 1927 dan diresmikan tahun 1930, tujuan pembangunan bendungan ini sendiri yakni untuk mengairi areal pesawahan yang memiliki luas 40.663 hektar. 

Pada awalnya bendungan ini bernama bendungan Sangego namun mengalami perubahan nama menjadi Bendungan Pintu Sepuluh atau Bendungan Pasar Baru, meski telah memiliki usia yang cukup tua namun struktur dari bendungan yang satu ini tidak memiliki perubahan yang begitu banyak hal ini terlihat dari usia peralatan dan mesin yang digunakan. segera reservasi hotel Tangerang untuk mengunjungi bendungan tua yang satu ini.

Taman Makam Pahlawan Seribu

Sumber Gambar: Goresan Penaku

Situs Cagar Budaya yang satu ini berada di wilayah Kademangan Setu Kota Tangerang Selatan, salah satu situs yang sangat berhubungan erat dengan sejarah Indonesia yang pada masa kemerdekaan tahun 1945 tempat ini masih diduduki oleh Nederlands Indies Civil Administration (NICA). 

Ada total 238 makam pahlawan dan 2 makam yang berada di wilayah dengan luas 9.835 m2 ini, seluruh batu nisan di makam ini di cat warna putih dengan sedikit cat warna merah pada bagain atasnya sebagai lambang bendera merah putih. Meski berupa makam, namun tempat ini sangat syarat dengan nilai sejarah dan tentunya bisa dijadikan sebagai salah satu tempat untuk dikunjungi ketika berada di wilayah Tangerang sebagai langkah mengenang jasa pahlawan yang gugur.

Stasiun Kereta Api Tangerang

Sumber Gambar: Indonesia Kaya

Stasiun ini berada di Kelurahan Pasar Anyar kec. Tangerang kota Tangerang, sebuah stasiun akhir yang ada di tanggal 2 Januari 1889 bersamaan dengan adanya lintas jalur kereta api Duri-Tangerang. Meski telah dibangun cukup lama, namun tidak banyak perubahan yang terjadi termasuk pada bentuk bangunannya (beberapa perubahan terjadi pada peron, kantor, loket, dan juga toilet).

Benteng Herritage

Sumber Gambar: Traverse

Segera cek situs booking hotel terpercaya di reservasi.com untuk mengunjungi salah satu bangunan bersejarah di Tangerang bernama Benteng Herritage, sebuah benteng yang memiliki gaya arsitektur menarik yang terdiri dari 2 lantai. Lantai satu bangunan ini dijadikan sebagai tempat makan, penjualan souvenir, tempat gathering, dan berbagai hal lainnya, sedangkan lantai dua dijadikan museum. 

Museum pribadi yang dimiliki oleh Udaya Halim ini memiliki arsitektur bangunan tua tradisional Tionghoa sekitar abad ke-17, museum yang dijuluki pearl of Tangerang ini telah banyak mendapatkan penghargaan yang luas biasa mulai dari juara pertama kategori Herritage pada ajang Federation Internasionals des Administrateurs de Bien-Conselis Immobiliers (FIABCI) Indonesia tahun 2012 dan juara kedua pada ajang internasional FIABCI Prix d’excellent award tahun 2013.

Masjid Kali Pasir

Sumber Gambar: Panduan Wisata

Bangunan  masjid tua yang memiliki nuansa Tionghoa dengan luas area 16 x 18 m2 ini  lokasinya dekat dengan Kelenteng Boen Tek ini, berada di tengah pemukiman pada penduduk yang tentunya menjadikan masjid yang satu ini cukup mudah ditemukan. Bangunan yang dibangun dengan warna hijau dan putih ini telah mengalami banyak perubahan seiring dengan usianya yang semakin tua. 

Meski begitu ada dua sisi bangunan yang sampai saat ini masih dipertahankan keasliannya, yakni 4 tiang yang ada di dalam masjid dan juga kubah kecil dengan motif China yang letaknya berada di atas masjid. Cek situs booking hotel terpercaya di reservasi.com untuk mengamati dan menikmati keindahan bangunan mesjid tua yang satu ini, rasakan sensasi kententraman dan kedamaian yang ada di masjid ini.

Klenteng Boen Tek Bio

Sumber Gambar: Situs Budaya

Klenteng yang diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1684 ini awalnya memang memiliki bentuk bangunan yang sederhanan, namun semenjak abad ke-17 bangunannya sendiri mengalami perubahan dikarenakan lokasinya yang berada di sekitar Wilayah Sungai Cisadane menjadi ramai. 

Keberadaan bangunan ini tidak lepas dari datangnya orang Tionghoa yang berniat berkunjung ke kota Jayakarta namun perahu yang ditumpangi mengalami kerusakan serta perbekalan habis, alhasil orang-orang tersebut terdampar di wilayah Tangerang dan menjadikan tempat ini sebagai tempat bermukim sampai sekarang.

Masih ada banyak tempat bersejarah lainnya yang mesti dijaga keberadaannya di wilayah Tangerang selain berbagai tempat yang telah disebutkan di atas, mulai dari Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita, Vihara Padumuttara, dan masih banyak lagi. 

Saat reservasi hotel Tangerang jangan lupa juga untuk menyempatkan diri mengunjungi berbagai tempat wisata menarik di wilayah ini, termasuk juga berbagai tempat wisata kuliner khas yang menjadi favorit wisatawan yang siap menggoyang lidah Anda.

Comments