Selasa, 25 September 2012

Google Drive


Ngomong-ngomong soal Google Drive, klo anda masih inget, sebenernya.. beberapa bulan lalu, saya sempet nulis sedikit review saya tentang layanan "Cloud Storage" yang satu ini. Tepatnya dipostingan berjudul "Mengenal Google Drive Lebih Jauh". *klo gak salah, saya tulis sekitar 1 atau 2 minggu setelah layanan ini resmi diluncurkan oleh Google

Dan klo anda masih inget juga, dipostingan itu saya sempet bilang klo Google Drive merupakan sebuah layanan terintegrasi yang dibuat oleh Google untuk menggantikan layanan terdahulunya yang bernama "Google Docs".

Untuk pembuktian monggo anda buka link berikut ini, docs.google.com dan coba anda perhatiin baik-baik kemana domain tersebut akan mengarah nantinya. Yupz, domain tersebut akan langsung mengarah ke drive.google.com yang merupakan subdomain yang dibuat Google untuk layanan "Cloud Storage" barunya ini. Atau secara lebih tepatnya, subdomain docs.google.com memang hanya dimanfaatkan oleh Google sebagai Domain redirect untuk "Google Drive" yang sekaligus juga digunakan sebagai subdomain utama untuk mengarahkan file yang kita upload ke server dimana Google menyimpan file tersebut.

Nggak percaya? coba anda upload sebuah file ke akun "Google Drive" anda masing-masing yang saya yakin pasti sudah terintegrasi dengan "Google Account" yang anda miliki. Dan klo proses upload udah selesai, coba anda perhatiin baik-baik url yang diberikan Google untuk men-download file tersebut. Udah? sekarang saya mau nanya, urlnya tuh ngarah ke drive.google.com atau ke docs.google.com? saya yakin jawaban anda pasti docs.google.com semua, dan itu yang saya maksudkan barusan.

Atau secara lebih sederhananya, "Google Docs" boleh dipensiunin sama Google dan digantiin sama layanan lain bernama "Google Drive", tapi untuk ngebuang "Google Docs" begitu aja, mungkin Google bakal bilang "Tunggu dulu masbrow... " haha...

Dan untuk perbandingan antara Google Drive dengan layanan sejenis yang dibuat oleh para rivalnya. Secara lebih jelas, saya menyarankan anda untuk memahami kedua gambar yang saya berikan dibawah ini:

Intinya sih, dari dua gambar diatas, saya cuma mau bilang klo sebenernya, "Google Drive" pun nggak kalah bagus sama layanan "Cloud Storage" lain yang dibuat oleh para rivalnya. Apalagi secara usia "Google Drive" juga masih sangat-sangat belia kan hhe...




Dan buat saya sih, dengan dukungan format file yang udah begitu lengkap (bahkan hampir semua format file bisa diupload kesana) serta dukungan penuh yang diberikan Google hingga layanan ini bisa digunakan diberbagai Gadget dan Platform aja udah cukup membuktikan klo "Google" sangat-sangat serius untuk ngembangin layanan "Cloud Storage"-nya ini, lebih-lebih dalam 5 atau 10 tahun mendatang, saya yakin "Cloud Storage" pasti akan jauh lebih diminati sama para penghuni bumi, yang pastinya akan lebih sering menggunakan fasilitas mobile, ketimbang desktop PC :)

Dan klo mau dibikin perbandingan antara Google Drive sama File Hosting biasa diluar nama-nama yang udah saya sebutin digambar itu, saya bisa bilang klo speed download serta speed upload "Google Drive" jauh lebih cepet dari pada "Mediafire", bahkan jauh lebih cepet dari pada "Indowebster" yang udah sama-sama kita kenal sebagai File Hosting lokal yang paling seneng dipake sama orang-orang Indonesia, termasuk saya.

Cuma ya itu tadi, untuk urusan penyimpanan file, Google Drive memang hanya memberikan batasan sebesar 5 GB untuk para usernya, beda sama 2 layanan itu, yang klo saya nggak salah, justru berani ngasih storage unlimited untuk para usernya hhe... :)

Mungkin untuk lebih lengkapnya, bisa anca baca-baca sendiri di postingan berjudul "Introducing Google Drive, the newest member of Google Apps" yang dibuat Google di Officials Blognya. 

And now, saatnya kita melakukan uji coba Upload dan Download via "Google Drive".

Upload

Untuk mengupload file, anda hanya perlu mengklik Icon upload yang berada tepat disamping tulisan "CREATE", dan klik Files untuk memilih file yang ingin anda upload dari Drive Hardisk anda. 


Klo udah, biarkan proses upload berjalan seperti gambar dibawah ini:


Dan ketika proses upload sudah selesai, silahkan anda klik kata "share", dan ganti dahulu pengaturan "Private" menjadi "Public" di menu Who has Access, tujuannya adalah agar orang lain bisa mendownload file tersebut, atau klo file itu hanya ingin anda simpan untuk diri anda sendiri, biarkan pengaturannya tetap "Private".

Terakhir klik button Done untuk mengakhiri... dan file anda sudah tersimpan di "Google Drive"

Download

Dan untuk proses download, caranya sebenenya gampang banget, karena setelah link download anda buka, untuk ukuran file yang dianggap terlalu besar oleh Google, biasanya penampakan seperti ini yang akan anda lihat:

Jadi, klo yang anda liat penampakannya kaya yang diatas itu, monggo klik tulisan Download yang ditengah-tengah itu, dan harusnya anda akan dibawa ke page seperti ini:


Yang menandakan klo Google gak bisa menjamin file itu aman dari virus atau nggak, karena ukuran file yang terlalu besar untuk mereka lakukan scanning, tapi gak usah khawatir, filenya aman kok sebenernya... untuk itu monggo klik tulisan "Download Anyway", dan monggo lanjutkan proses download seperti yang sudah biasa anda lakukan... 

Cuma, kadang ada juga penampakan page download yang kaya gini:


Dimana anda tinggal mengklik dropdown menu yang berbentuk panah, dan tinggal ngeklik tulisan Download untuk memulai proses download. Dan penampakan page download yang lazim sebenernya ya yang terakhir ini hahaha.... 

Hem... mungkin cukup sampe disitu aja saya ngajak anda menjelajahi fitur-fitur "Google Drive" dan untuk fitur-fitur lainnya monggo di eksplorasi sendiri... 

Connected with Me