Sabtu, 19 November 2016

KPR BPJS Ketenagakerjaan dan Fasilitas Lainnya


BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat untuk memberikan jaminan sosial bagi para pesertanya. Lembaga ini dikelola oleh negara untuk melindungi para tenaga kerja dari risiko ekonomi dan juga sosial. Beberapa layanan yang diberikan di antaranya adalah Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKM).

Namun, selain layanan tersebut, ternyata BPJS sendiri sebenarnya memiliki juga layanan lain. Beberapa di antaranya adalah layanan yang dapat membantu pesertanya dalam hal perumahan dan hunian.

Layanan ini sudah ada sejak lama, namun hanya sedikit peserta yang memanfaatkannya. Nah, bagi Anda yang berencana untuk membeli rumah namun masih memiliki masalah dana, Anda bisa memanfaatkan fasilitas bantuan ini.

Ada paling tidak 4 jenis layanan untuk perumahan yang disediakan BPJS. Layanan tersebut adalah Pinjaman Uang Muka Perumahan, Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Konstruksi, dan terakhir adalah Pinjaman Renovasi Perumahan.

Pinjaman Uang Muka Perumahan

Pinjaman uang muka perumahan ini diperuntukkan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki kesulitan dalam membeli rumah secara Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Layanan ini dapat membantu pembayaran uang muka untuk persyaratan membeli rumah.

Bantuan uang muka ini sendiri diberikan kepada para peserta yang memiliki pendapatan di bawah Rp 4 juta per bulannya. Artinya, layanan ini hanya diperuntukkan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berpenghasilan rendah.

Kredit Pemilikan Rumah

BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan KPR layaknya bank. Layanan ini dibagi menjadi dua jenis yaitu KPR Subsidi dan KPR Non-Subsidi. KPR subsidi diberikan untuk rumah yang harganya telah ditentukan oleh pemerintah sebagai rumah subsidi. Biasanya maksimal berharga Rp 180 juta. Maksimal pembiayaan KPR Pinjaman Uang Muka sampai 99 persen. Sementara, suku bunga sendiri Six di angka 5 persen sesuai aturan pemerintah.

Sementara untuk KPR non-subsidi, diberikan untuk rumah dengan harga jual maksimal Rp 500 juta atau setara rumah dijual di depok dengan minimalis baru. maksimal pembiayaan KPR PUM sebesar 90 persen. Namun, suku bunganya mengikuti suku bunga BI rate dengan margin bank sebesar 3 persen.

Kredit Konstruksi

Kredit Konstruksi dapat dimanfaatkan oleh seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Walau begitu, fasilitas ini dikhususkan untuk pembangunan rumah tapak. Suku bunga yang menjadi acuan adalah suku bunga dari BI rate margin bank.

Pinjaman Renovasi Rumah

BPJS Ketenagakerjaan juga dapat memberikan pinjaman sebesar maksimal Rp 50 juta untuk biaya pinjaman renovasi rumah. Tenor pembayarannya bisa mencapai 10 tahun.



0 komentar:

Posting Komentar

Connected with Me